December 13, 2012

Ada Hari di mana Kau Sendirian



Ada hari di mana kau sendirian
Tepat saat itu, aku bergema pelan
Mendekap bayang nun berjalan
Menjauh, melaju bersama riak guraumu
 

Ya, kau tertawa
Bahakmu membuncah
Bak bising yang membahana
Lantas, kulihat air mata di pelupukmu pecah

Tangis itu kini sering sekali jatuh
Mendekap sesiapa yang luruh
Digandengnya tangan-tangan lemas
Dibawanya pula pergi lekas

Kelak, ada bunyi sayup orang menggigil
Gigil yang beku, yang tak memberi jangka untuk menjauh

Boleh jadi, kau kini riang
Senyum terikat, raga lemah tergulat

Kulit-kulit itu, kini tibalah membiru
Dikau sibuk merajam sendu
Sendu yang berkehendak, kepada lilin-lilin yang tak berhak

Berputarlah
Nanti, saat kau terjatuh, akulah yang mengikat ragamu utuh
Kusayat pula nadimu agar merah
Agar kau mengerti apa arti sepenggal kisah

Sekarang, biarlah kau mencari jati diri
Ketika telah kautemui
Kuharap: kau belum terikat janji
(IPM)

Bandung, Desember 2012
#Ilustrasi diunduh dari sini

0 comments:

Post a Comment

Followers