December 10, 2012

Menjadikannya Jatuh Hati Kepadamu


Jika engkau ingin mendapatkan perhatiannya, janganlah tampil terlalu tertarik kepadanya.

Dia akan merasa senang menjadi pusat perhatian, tapi menjadi salah tingkah dan bahkan curiga kepada orang yang terlalu tertarik kepadanya.

Jagalah matamu tidak terlalu terbelalak saat memandangnya, dan janganlah memandanginya terlalu lama. Pandanglah dia selama cukup untuk menyebut namanya dengan lembut.

Tunjukkanlah beberapa tanda bahwa engkau tertarik, tapi jangan terlalu banyak.

Tersenumlah saat engkau beradu pandang dengannya, tapi segera alihkanlah kepada sesuatu yang lain, tapi jagalah senyum itu tetap membayang samar-samar agar dia merasa bahwa dia masih ada di dalam kesadaranmu.

Paksalah dirimu untuk memendekkan pembicaraan dengannya, dan tegaskanlah dengan lembut bahwa engkau harus pergi, dan berharap agar bisa bertemu lagi dengannya.

Janganlah menjabat tangannya terlalu erat, tapi pastikanlah dalam kelembutan sentuhanmu ada kegembiraan yang mengalir dari hatimu yang sesungguhnya merahasiakan ketertarikanmu kepadanya.

Lambaikanlah tanganmu dengan ceria, melangkahlah pergi seperti engkau tak akan menoleh kembali, tapi beberapa langkah kemudian berpalinglah dengan senyum yang hampir tak terlihat dan katakanlah ‘bye’ di bibir yang hampir tak bergerak, dengan sedikit gerakan lemah tanganmu yang harus pergi tapi lebih ingin berlama-lama bersamanya.

Lalu melangkahlah dengan keanggunan yang ditenagai oleh keindahan doamu agar Tuhan menyandingkanmu dengannya–jika Tuhan merestui ia sebagai belahan jiwamu.

(Mario Teguh)
#Ilustrasi diunduh dari sini

0 comments:

Post a Comment

Followers