August 15, 2013

Jodoh Pasti Bertemu


      Andai engkau tahu betapa kumencinta
      Selalu menjadikanmu isi dalam doaku
      Kutahu tak mudah menjadi yang kau pinta
      Kupasrahkan hatiku, takdir kan menjawabnya

Bagaimana rasanya, ketika seseorang yang kau amat cintai, ternyata lebih memilih lelaki lain yang lebih pantas menurutnya?

Dalam rasamu, sarat kutukan akan betapa kejamnya cinta atas rasa. Kau, barang tentu akan mengerat tiap kicauan sakral yang berasma bayangnya.

      Jika aku bukan jalanmu
      Kuberhenti mengharapkanmu
      Jika aku memang tercipta untukmu
      Kukan memilikimu, jodoh pasti bertemu

Namun, apakah kau tahu, apa itu jodoh, dan bagaimana seseorang bisa menjadi jodoh? Oh, bukankah menurut keyakinanmu, bahwa jodoh setiap orang adalah banyak dan bertingkat-tingkat. Setiap tingkatan kepribadian, memiliki jodoh yang sejalan. Dan kau, hanya perlu berfokus memantaskan diri, agar Tuhan serta merta memahami, mana yang baik untukmu sehingga menjadikanmu sempurna. 

Lantas, mengapa kau bersedih ketika dia melenggang pergi bersama yang lain? Adakah kau tak mengerti makna beberapa larikku di atas? Namun, aku sangat memaklumi.

Aku sungguh mengerti apa yang kau rasakan kini. Sebab, rasa seseorang ialah amat jauh dari logika. Ketika dia pergi bersamanya, ingatlah, ada bayang yang benar-benar akan jatuh terluka. Ialah bayangmu, yang diam-diam merasuk, menjadi aku...
(IPM)

Bandung, Mei 2013

2 comments:

aprilia nur said...

it's true (:

Idham P. Mahatma said...

Makasih atas apresiasinya.

Post a Comment

Followers