July 29, 2013

Outliers: Sukses Setelah 10.000 Jam


Outliers, buku recommended satu ini bukan ber-genre sastra atau seni. Buku ini ialah buku motivasi. Pengarangnya Malcolm Gladwell, seorang anak muda yang kukira juga termasuk The Outliers, sebutan untuk orang-orang Outliers.
 
Sebenarnya, apa itu "Outliers"?
Nah, “Outliers” adalah titik pada suatu diagram atau grafik di mana letaknya tidak berada di kecenderungan/tren data, atau dengan kata lain anomali. Bisa jadi itu sebuah galat, atau juga invensi. Sebutan untuk titik itulah yang menjadikan Malcolm menamai bukunya dengan: Outliers.
Michael Phelps
Buku Outliers bercerita tentang bagaimana kegigihan seseorang, kelompok, atau suatu badan usaha untuk dapat meraih mimpi-mimpinya. Diceritakan di dalamnya bagaimana The Beatles memperoleh kesuksesan dari jeripayah yang teramat sangat. Kemudian seorang anak muda bernama Michael Phelps dengan kemampuan berenang yang luar biasa. Oh, bukan karena bakat, melainkan kuatnya usaha dan latihan. Lalu, halaman buku itu membawaku mengerti tentang jalur sukses Walt Disney, Steve Jobs, Bill Gates, Michael Jordan, dan beberapa tokoh lain yang fenomenal.
 
The Beatles
Ternyata, ketika sampai pada halaman terakhir. Buku tersebut mengajarkan bahwa untuk mencapai sebuah kesuksesan, kita WAJIB menyelesaikan latihan sebanyak 10.000 jam. Sungguh, itu bukan perkara gampang. Seseorang pasti mengenal apa itu lelah, terlagi frustasi karena mimpi yang kunjung terpenuhi. The Beatles telah menghabiskan waktu manggung di jalanan selama 10.000 jam sebelum akhirnya mencapai karir profesional. Michael Phelps sudah menjalani peran sebagai perenang dan latihan selama 10.000 jam sebelum meraih medali Olimpiade. Juga Walt Disney, Steve Jobs, Bill Gates, Michael Jordan, serta yang lain. Namun, itulah kesuksesan, hanya datang bagi sesiapa yang telah pantas mendapatkan.

Sudahkah Anda berlatih selama 10.000 jam lebih? Kalau belum, pantaskah Anda mengeluhkan nasih Anda sendiri?

Tak ada mimpi yang terlalu tinggi. Yang ada, usaha yang terlalu sedikit.
(IPM)

Surabaya, Juli 2013

4 comments:

bella citra Dinasti said...

Sippppp masnyaaaah, keren sekali perenungannya. Sama seperti di negeri lima menara, apa yang beda juara satu sama dua? yang juara satu tentu berlatih lebih keras dan punya mental juara, push ur limits as you can!

Idham P. Mahatma said...

Terima kasih atas apresiasinya, Bella.
Setuju dengan Anda.
Salam berkarya!

Aqidatul Izzah said...

Jadi mimpi yang belum terpenuhi itu karena kurang usaha, padahal kita sudah menganggap bahwa kita sudah berusaha? Bagaimana caranya kita mengetahui seberapa keras usaha kita?

Saya jadi menyadarinya. Terima kasih banyak.

Idham P. Mahatma said...

Parameter-nya adalah hasil yg Anda dapat.
Misal: Untuk menjadi seorang Walt Disney yg kaya raya karena Disneyland-nya, Anda setidaknya harus mau dan rela ditolak oleh beratus perusahaan serta tanpa menyerah untuk merealisasikan mimpi Anda. Pada percobaan ke sekian ratus, mimpi Anda terwujud.

Bukankah sukses hanya bagi yg pantas untuk sukses?

Post a Comment

Followers