July 03, 2013

Simpul Nyata-Dusta




Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta.”

— Tere Liye, Daun yang Jatuh tak Pernah Membenci Angin

2 comments:

Lita said...

Bener banget...

Idham P. Mahatma said...

Terima kasih atas atensinya.
Sering mampir ya.

Post a Comment

Followers