April 25, 2014

Betapa Sederhana untuk Jatuh Cinta



Jatuh cinta itu sederhana, bukan?

Tak perlu sebuah drama untuk bisa bercerita bagaimana seseorang mengalami jatuh cinta. Cukup waktu yang tepat, dan bersama orang yang tepat.

Pernahkah kau mengalami, jatuh hati kepada seseorang yang bahkan kau jarang sekali bertemu dengannya? Dia, tengah mengindahkan diri jauh dari tempatmu. Sementara kau, hanya mampu melihat tingkahnya lewat lensa LED ini.

Namun, bisa-bisanya jantungmu itu terasa berdebar kala dia berbincang mengenai sebuah topik. Bibirmu itu tetiba ikut menyanyikan lagu yang dia suka. Bahkan, lebih jauh, anganmu itu mengharapkan dia menjadi pasanganmu kelak di kala dewasa.

Ini tak mengada, sebab aku mengalaminya. Satu kali, dua kali, tiga, empat, dan seterusnya. Akan tetapi aku jamin, sekian kali itu, pada orang yang sama: kau.

Sebenarnya, aku tengah berkabar kepadamu, tentang bagaimana sederhana perihal jatuh cinta. Kini, bolehkah aku bertanya, “Apakah kau telah memahaminya? Jatuh cinta itu sederhana, bukan?”

Dan jawabnya... kau hanya tersenyum.

Bandung, April 2014

2 comments:

Rhesi Titasari said...

Ya, jatuh cinta itu sederhana.. tp ada kalanya cinta tak menjadi sesederhana saat awal jatuh cinta..

Idham P. Mahatma said...

Jatuh cinta itu sederhana. Akan tetapi rumit ketika menjalaninya.

Post a Comment

Followers