April 06, 2014

Seharusnya, Aku Mengambilnya






“In the end, we only regret the chances we didn’t take...”

Bukan kemarin. Bukan hari ini. Aku menunggu, beberapa yang tak pantas ditunggu. Kamu pun menanti, seseorang yang tak layak dinanti.

Jikalau kau pikir rasa itu tak masuk akal, mungkin dulu aku menyangkalnya, tetapi boleh saja kini aku mengiyakan. Aku berpikir tak ada lagi kecewa, selain tidak jujur mengatakannya waktu itu.

Pada akhirnya, aku, akan terdiam tanpa kamu. Hanya tertinggal aku, serta sesal terdahulu.
Kamu, kamu harus tahu...

3 comments:

Mita said...

Selalu suka dengan permainan kalimatnya :))

Idham P. Mahatma said...

Terima kasih, Mita, atas apresiasinya :)

Hafian said...

Keren :")

Post a Comment

Followers